Senin, 25 Februari 2019
Jumat, 22 Februari 2019
MCI Distributor
Selain berprofesi sebagai guru kimia, salah satu teman, Ibu Rulis Demayanti juga mempunyai usaha sampingan. Beliau menjadi salah satu distributor MCI. Dalam promosinya, beliau menampilkan beberapa keunggulan dari produk MCI ini. Di bawah ini tercantum beberapa hal yang harus dipahami oleh pembeli, yaitu: Setiap pembelian Paket Produk free Membership. Harga Standard MCI. Hati-hati dengan harga murah, resiko: - produk palsu & berbahaya untuk kesehatan anda. - produk yg anda beli tidak didaftarkan kode SN nya, meskipun asli, dan jika ada kerusakan tidak bisa claim garansi Sanksi Perusahan bagi yg menjual dibawah harga akan di Banned ⛔ Jadilah pembeli yang bijak 😊🙏 Pastikan anda membeli Produk MCI hanya di Distributor resmi MCI, keaslian Produk dijamin & Bergaransi. Agar lebih lengkap informasinya, para distributor, pembeli, dan pemakai bisa mengunjungi laman/web kami: https://shopee.co.id/nurmalaemi, atau juga bisa menghubungi Ibu Rulis Damayanti, nomor HP/WA: 082332869800.
Kamis, 21 Februari 2019
Platyhelminthes
Platyhelminthes merupakan kelompok cacing yang struktur tubuhnya paling sederhana. Kata Platyhelminthes berasal dari bahasa Latin, platy (pipih) dan helminthes (cacing atau vermes), sehingga kelompok ini disebut cacing pipih. Dibandingkan denga Filum Porifera dan Cnidaria, organisasi tubuh cacing pipih ini sudah sedikit lebih maju. Platyhelminthes memiliki tubuh pipih, lunak, simetri bilateral dan bersifat hermaprodit. Tubuh dapat dibedakan dengan tegas antara posterior dan anterior, dorsal dan ventral. Bersifat tripoblastik, dinding tubuh terdiri atas 3 lapisan, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm. Sistem pencernaan makanan gastrovaskuler, tidak memiliki rongga tubuh. Alat ekskresi berupa sel-sel api dan belum punya alat peredaran darah maupun alat respirasi. Sistem syarafnya disebut sistem syaraf tangga tali, terdiri atas sepasang ganglion (simpul syaraf ) anterior yang dihubungkan oleh satu sampai tiga pasang tali saraf memanjang.
Selasa, 19 Februari 2019
Senin, 18 Februari 2019
Minggu, 17 Februari 2019
Filum Cnidaria (Coelenterata)
Filum ini disebut Cnidaria karena memiliki knidosit atau sel-sel penyengat yang terdapat pada epidermisnya. Cnidaria juga disebut Coelenterata karena mempunyai rongga besar di tengah-tengah tubuh. Coelenterata berasal dari kata coilos (berongga) dan enteron (usus). Jadi, semua hewan yang termasuk filum ini mempunyai rongga usus (gastrovaskuler) yang berfungsi untuk pencernaan. Cnidaria memiliki tubuh bersel banyak, simetri radial atau biradial, tidak mempunyai kepala atau ruas-ruas tubuh.
Dalam pergiliran keturunan, Cnidaria mempunyai dua tipe hidup atau bentuk tubuh. Kedua bentuk tubuh tersebut adalah bentuk polip dan bentuk medusa. Cnidaria disebut sebagai fase polip ketika hidup melekat pada suatu substrat dan tidak dapat berpindah tempat (sessil). Sedangkan Cnidaria disebut sebagai fase medusa ketika hidup bebas berenang atau terapung di dalam air, hidup bebas berpindah tempat karena terbawa air (planktonik). Satu jenis Cnidaria selama hidupnya dapat berbentuk polip, medusa, atau polip dan medusa, dijumpai pada anggota kelas tertentu.
Filum Porifera
Kata porifera berasal dari bahasa Latin porus (lubang kecil) dan ferre (membawa). Jadi Porifera berarti hewan yang mempunyai tubuh berpori, dikenal juga sebagai hewan sponge atau spons. Porifera ini hidup menetap (sessil) pada dasar perairan. Sebagian besar hewan ini hidup di laut dan sebagian kecil yang hidup di air tawar. Bentuk tubuhnya beraneka ragam, menyerupai tumbuhan, warnanya juga sangat bervariasi dan dapat berubah-ubah.
Porifera memiliki beberapa karakteristik. Tubuhnya bersel banyak, simetri radial, atau asimetris. Sel-sel tersebut menyusun tubuh Porifera dalam dalam 2 lapis (dipoblastik), membentuk jaringan yang belum sempurna dan di antaranya terdapat gelatin yang disebut mesenkim. Tubuhnya mempunyai banyak pori, saluran-saluran, dan rongga sebagai tempat air mengalir. Sebagian atau seluruh permukaan dalam tubuhnya tersusun dari sel-sel yang berleher yang berflagelum, disebut koanosit.
Porifera melakukan pencernaan makanan di dalam sel atau secara intrasel. Umumnya Porifera mempunyai rangka dalam. Hewan ini berkembangbiak secara kawin dan tak kawin. Secara kawin dilakukan dengan sel telur dan sel spermatozoid. Larvanya berbulu getar dan dapat berenang. Sedangkan secara tidak kawin dengan bertunas.
Klasifikasi Animalia
Kingdom Animalia atau Dunia hewan oleh para ahli zoologi dikelompokkan menjadi hewan invertebrata dan vertebrata. Pengelompokan ini didasarkan pada ada dan tidaknya tulang belakang (vertebrae). Hewan juga bisa dikelompokkan berdasarkan habitatnya, ada yang hidup di darat atau terestrial dan ada yang hidup di air (laut, payau, tawar) atau akuatik. Namun demikian, kelompok-kelompok tersebut bukan merupakan klasifikasi ilmiah. Klasifi- kasi dan pemberian nama ilmiah hewan, secara international diatur dalam International Code of Zoological Nommenclature atau Kode Internasional Tatanama Hewan. Di bawah kategori kingdom, Dunia Hewan dibagi ke dalam beberapa filum. Dalam pembahasan berikut, untuk mempermudah pembelajaran kalian, kita akan membedakan Kingdom Animalia ke dalam dua kelompok besar, yaitu Invertebrata (hewan tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (hewan bertulang belakang).
Ciri-Ciri Umum Animalia
Hewan merupakan organisme atau makhluk hidup yang dapat kita jumpai pada berbagai tempat. Ada berbagai jenis hewan yang hidup di darat, di dalam air, di daerah tropis maupun subtropis, dan bahkan di daerah gurun yang sangat kering maupun daerah kutub yang sangat dingin. Hewan juga memiliki cara hidup bermacam-macam, ada yang hidup sebagai individu yang mandiri dan ada pula yang hidup menumpang pada organisme lain sebagai parasit, ada soliter dan ada yang berkelompok. Ada hewan yang memakan tumbuhan, memangsa hewan-hewan lain, dan ada yang memakan keduanya. Umumnya hewan dapat bergerak aktif sehingga bisa berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Beberapa kelompok hewan juga melakukan migrasi pada waktu-waktu tertentu. Hewan bergerak untuk mencari makanan dan bertahan hidup. Hewan-hewan tersebut berbeda antar kelompok satu dengan yang lainnya, ada yang kecil ada yang besar, ada yang bisa berlari, ada yang bisa terbang, dan ada pula yang bergerak sangat lambat. Hewan juga memiliki tubuh yang beraneka ragam warna dan bentuknya.
Workshop Online SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog)
Workshop Online SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia mewajibkan setiap peserta untuk menghasilkan sebuah karya berupa Blog. Dalam kegiatan tersebut saya berhasil membuat Blog Guru Biologi yang beralamat: https://ful-man.blogspot.com/. Blog ini berisi materi biologi SMA, yaitu: (a) Keanekaragaman Hayati dan Ekologi, (b) Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup, (c) Biomolekuler dan Bioteknologi, dan (d) Genetika dan Evolusi. Blog ini juga berisi Perangkat Pembelajaran Biologi SMA, yaitu Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar, dan Instrumen Penilaian.
Langganan:
Postingan (Atom)






